
Praktik Lapang Pelatihan Pembuatan Rancangan Agroforestri
Sebanyak 66 peserta mengikuti praktik lapang di HKm Mandiri Sejahtera, mempelajari perencanaan agroforestri, pengelolaan kebun, dan pengembangan usaha KUPS Rimba Sejahtera.
Lihat hasil kegiatan
Praktik lapang di Dayun
Sebanyak 66 peserta mengikuti praktik lapang dalam Pelatihan Pembuatan Rancangan Agroforestri yang diselenggarakan oleh Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Wilayah II bersama DLHK Provinsi Riau. Yayasan Gambut hadir dan terlibat dalam kegiatan bersama kelompok perhutanan sosial, KPH pendamping, dan mitra.
Pembelajaran di areal agroforestri
Peserta mempelajari perencanaan areal, pengumpulan dan pengolahan data, serta kombinasi tanaman kehutanan, buah-buahan, dan tanaman sela. Diskusi membahas pemilihan jenis, jarak tanam, dan penyesuaian rancangan agroforestri dengan kondisi setempat serta Rencana Kelola Perhutanan Sosial (RKPS).
Pengalaman HKm Mandiri Sejahtera menunjukkan bahwa pengembangan agroforestri memerlukan komitmen anggota, pendampingan berkelanjutan, dan kesepakatan kemitraan yang jelas. Pengelolaan diarahkan untuk mendukung pemulihan ekosistem sekaligus memperkuat sumber pendapatan masyarakat.
Pengembangan usaha KUPS Rimba Sejahtera
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah produksi untuk melihat pengembangan produk turunan nenas. Fasilitas yang tersedia meliputi oven, freezer, showcase, mesin pasteurisasi, dan peralatan pendukung lainnya.
KUPS Rimba Sejahtera mengembangkan bolu, pace, dodol, dan selai. Penjualan awal keempat produk tersebut mencapai Rp2.210.000, menjadi bagian dari upaya kelompok membangun usaha yang menghubungkan budidaya, pengolahan, dan pemasaran.



