Logo Yayasan GambutYG GeoPortalProgram Dayun
← Kembali ke PanduanNanas
PANDUAN KOMODITAS

Budidaya nenas Queen

Panduan operasional untuk varietas nenas Queen pada areal agroforestri Dayun. Setiap tahap dapat dibuka sesuai kebutuhan kerja lapangan.

Dokumentasi lapangan
Foto bibit, penanaman, pemeliharaan, gangguan tanaman, panen, dan ratoon akan ditempatkan pada tahap terkait.
Disiapkan untuk pembaruan bertahap
KONTROL SEBELUM APLIKASI

Parameter kerja kebun Dayun

Pendamping teknis memeriksa dan mengesahkan parameter per gawangan sebelum pupuk, pembenah tanah, atau ZPT diaplikasikan.

Varietas DayunQueenMenjadi identitas varietas pada profil, monitoring, dan rekomendasi.
pH tanah aktualBelum diisiMasukkan nilai hasil pengukuran, bukan kategori “masam”.
Rentang pH acuan nanas4,5–6,5Koreksi pH dinilai dari angka aktual dan kondisi tanah.
Populasi aktifPer gawanganGunakan tanaman hidup yang benar-benar menjadi sasaran.
Status dosisMenunggu validasiDosis kerja ditetapkan pendamping setelah data lengkap.
Dolomit tidak dihitung otomatis. Kebutuhan ditentukan dari pH aktual, target pH, sifat tanah/gambut, kedalaman olah, dan mutu bahan. Pada gambut, perubahan tata air dan aplikasi bahan pembenah harus dijaga agar tidak memicu pengeringan atau degradasi.
ACUAN LAPANGAN DAYUN · 12 OKTOBER 2026

Program pemupukan nanas

Jadwal aplikasi pada bulan ke-3, ke-6, dan ke-8 setelah tanam. Kebutuhan bahan dihitung berdasarkan jumlah tanaman hidup yang menjadi sasaran, bukan luas hektare.

KegiatanUmur setelah tanamBahan acuanDasar perhitungan
Pemupukan IBulan ke-3Urea 3 kg + Cu/terusi 1 SDM16 liter air / 600 tanaman per aplikasi
Pemupukan IIBulan ke-6Urea 3 kg + Cu/terusi 1 SDM16 liter air / 600 tanaman per aplikasi
Pemupukan IIIBulan ke-8Urea 2 kg + Cu/terusi 1 SDM + KCl 0,5 kg16 liter air / 600 tanaman per aplikasi
Induksi bungaBulan ke-9, jika tanaman siapEthrel 10 ml (2 tutup × 5 ml) + KCl 0,5 kg16 liter air / 600 tanaman
Total pemupukan per 600 tanaman: Urea 8 kg + Cu/terusi 3 SDM + KCl 0,5 kg untuk tiga aplikasi. KCl campuran Ethrel dicatat terpisah dan belum masuk total ini.
Takaran dan pengenceran perlu diverifikasi. Acuan lapangan yang dikonfirmasi: satu tangki 16 liter air untuk 600 tanaman per aplikasi pupuk maupun Ethrel; satu tutup Ethrel 5 ml. Periksa kesesuaian konsentrasi larutan, metode aplikasi, identitas/kadar produk Cu, serta berat satu SDM terusi dalam gram sebelum aplikasi.
KEBUTUHAN BAHAN PER GAWANGAN DAN BLOK

Kalkulator kebutuhan pupuk dan Ethrel

Pilih pemupukan atau Ethrel. Acuan pupuk dan Ethrel: 16 liter air untuk 600 tanaman; satu tutup Ethrel 5 ml. Parameter Ethrel tetap dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan. Luas gawangan ditampilkan sebagai informasi.

Urea 3 kg + Cu/terusi 1 SDM per 600 tanaman.
Pilih satu gawangan, satu blok, atau seluruh blok A–F.
Informasi luas; perhitungan memakai jumlah tanaman sasaran.
Terisi dari data gawangan; periksa kesesuaian populasi dengan tanaman sasaran.
Cadangan pengadaan tidak menambah dosis aplikasi.
Default 50 kg; sesuaikan netto kemasan. Terusi ditampilkan dalam SDM sampai ditimbang.
Panduan kebun

Tahapan budidaya

Panduan lapangan dari persiapan hingga ratoon untuk areal agroforestri Dayun. Buka setiap tahap untuk melihat langkah kerja dan catatan wajib.

01–02Siapkan areal & bibit03–04Tanam & pelihara05–06Nutrisi & lindungi07–08Panen & ratoon
Sebelum menetapkan dosisVarietas Dayun telah dikonfirmasi sebagai Queen. Pastikan umur, populasi, pH, kondisi gambut, hasil uji tanah, dan cuaca tersedia. Dosis kerja setiap gawangan ditetapkan dan dicatat oleh pendamping teknis.
01Persiapan areal dan keselamatanBlok kerja, air, alat, dan kondisi lapangan

Langkah kerja

  • Pastikan batas blok dan jalur kerja sesuai peta; hindari pembukaan di luar areal.
  • Bersihkan vegetasi pengganggu secara manual atau selektif tanpa membakar.
  • Periksa genangan, kekeringan, akses, dan saluran yang sudah ada; jangan membuat drainase dalam pada gambut.
  • Siapkan alat layak pakai dan APD sesuai kegiatan.
Catat: tanggal, blok/gawangan, cuaca, kondisi air, petugas, dan foto awal.
02Pemilihan dan penyiapan bibitBibit sehat, seragam, dan mudah ditelusuri

Langkah kerja

  • Pisahkan bibit berdasarkan jenis asal dan ukuran agar pertumbuhan satu petak seragam.
  • Pilih bibit segar dan kokoh, bebas busuk, luka berat, serta gejala hama atau penyakit.
  • Singkirkan bibit yang meragukan; lindungi bibit terpilih dari hujan langsung dan panas berlebih.
  • Jaga pangkal bibit tetap bersih dan tidak rusak selama pengangkutan.
Catat: asal dan jenis bibit, jumlah diterima/ditolak, serta tanggal tanam rencana.
03Penataan dan penanamanJalur rapi, lembap, dan tanaman tegak

Langkah kerja

  • Gunakan jarak dan pola tanam dalam rencana blok; tandai baris agar populasi dapat dihitung.
  • Tanam ketika media lembap dan tidak tergenang. Masukkan pangkal secukupnya lalu padatkan ringan.
  • Jangan menimbun titik tumbuh atau menanam terlalu dalam.
  • Periksa tanaman rebah, mati, atau membusuk dan sulam dengan bibit sekelas.
Catat: luas, pola/jarak tanam, jumlah tanaman, bibit sulaman, dan titik baris awal.
04Air, gulma, dan pemeliharaanPemeriksaan rutin tanpa mengeringkan gambut

Langkah kerja

  • Periksa kelembapan, genangan, gulma, tanaman rebah, dan tanaman mati, terutama pada fase awal.
  • Kendalikan gulma sebelum menutup tanaman tanpa melukai akar dan daun nanas.
  • Pertahankan penutup tanah atau bahan organik yang sesuai untuk mengurangi tanah terbuka.
  • Gunakan prakiraan per jam untuk kegiatan harian dan riwayat hujan untuk membaca kecenderungan kebun.
Catat: petak, tingkat gulma, genangan/kekeringan, tanaman mati, dan tindak lanjut.
05Pemupukan berbasis kondisiTepat kebutuhan, waktu, tempat, dan catatan

Langkah kerja

  • Gunakan umur, varietas, populasi, hasil uji tanah/gambut, pH, gejala daun, dan riwayat pemupukan sebagai dasar.
  • Gunakan jadwal pemupukan bulan ke-3, ke-6, dan ke-8 pada tabel program pupuk. Periksa kondisi dan jumlah tanaman sasaran sebelum setiap aplikasi.
  • Pastikan pengenceran, takaran terusi dalam gram, dan metode aplikasi telah diverifikasi oleh pendamping teknis sebelum menggunakan campuran.
  • Tunda saat hujan lebat, lahan tergenang, angin kuat, atau tanaman stres.
Catat: nama bahan, dosis per tanaman/blok, populasi sasaran, tanggal, cuaca, petugas, dan sisa.
06Hama, penyakit, dan sanitasiTemukan dini, kenali penyebab, tangani aman

Langkah kerja

  • Amati perubahan warna, layu, busuk pangkal/buah, kerusakan daun, dan organisme pengganggu.
  • Tandai lokasi, hitung tanaman terdampak, ambil foto, dan bandingkan pada pemeriksaan berikutnya.
  • Tangani tanaman rusak berat sesuai arahan teknis dan bersihkan alat sebelum berpindah blok.
  • Identifikasi penyebab sebelum memakai pestisida; gunakan produk sesuai label, APD, dan arahan pendamping teknis.
Buka panduan diagnosis HPT dan hitung tingkat serangan →
Catat: gejala, jumlah/luas terdampak, foto, tindakan, bahan, dan hasil pemantauan ulang.
07Pembungaan dan panenKeseragaman tanaman, mutu, dan tujuan pasar

Langkah kerja

  • Untuk nenas Queen Dayun, periksa kesiapan induksi bunga pada bulan ke-9 setelah tanam sesuai jadwal lapangan. Induksi hanya pada tanaman sehat dan seragam, dengan acuan kesiapan lebih dari 30 helai daun dan tajuk telah membuka. Umur kalender tidak digunakan sendirian.
  • Catatan campuran Ethrel Dayun: Ethrel 10 ml (2 tutup × 5 ml) + KCl 0,5 kg + air 16 liter untuk 600 tanaman. Sebelum aplikasi, periksa konsentrasi produk, metode aplikasi, dan kompatibilitas campuran sesuai label serta arahan pendamping. KCl ini terpisah dari KCl pemupukan bulan ke-8; gunakan pilihan Ethrel pada kalkulator setelah takaran dan cakupan campuran diverifikasi.
  • Lakukan pada udara sejuk, pukul 07.00–10.00 atau mulai pukul 16.00, ketika tajuk dan titik tumbuh kering. Jangan melakukan aplikasi saat hujan atau ketika hujan diprakirakan dalam jendela penyerapan sesuai label produk.
  • Jadwal induksi ditentukan dari riwayat tanam, riwayat Ethrel kelompok tanaman, kesiapan vegetatif, prakiraan cuaca per jam, dan pemeriksaan kondisi aktual kebun.
  • Nama dagang tidak menjadi dasar dosis. Pendamping memeriksa bahan aktif, konsentrasi formulasi, label yang berlaku, kompatibilitas campuran, APD, serta menghitung volume berdasarkan tanaman sasaran.
  • Tentukan kematangan dari warna kulit, bentuk mata, aroma, kondisi buah, dan kebutuhan pasar.
  • Panen dengan alat bersih, hindari benturan, teduhkan buah, lalu pisahkan menurut mutu.
Catat: tanggal induksi/panen, umur, jumlah, berat, kelas mutu, buah ditolak, dan tujuan hasil.
08Ratoon dan evaluasi siklusPilih tunas, pulihkan tanaman, perbaiki praktik

Langkah kerja

  • Pilih satu tunas ratoon yang sehat dan posisinya baik; buang tunas berlebih tanpa merusak induk.
  • Lakukan sanitasi, kendalikan gulma, dan nilai kebutuhan hara dari kondisi tanaman.
  • Bandingkan populasi produktif, waktu panen, bobot, mutu, gangguan, dan penggunaan input antarblok.
  • Tandai blok yang perlu pemeriksaan teknis dan tetapkan perbaikan siklus berikutnya.
Catat: ratoon dipertahankan, kondisi tanaman, hasil per blok, kendala, dan rencana perbaikan.
Format catatan minimum: tanggal dan jam · blok/gawangan · cuaca · kegiatan · bahan dan jumlah · petugas · kondisi sebelum/sesudah · foto · tindak lanjut. SOP diperbarui setelah analisis tanah/gambut, data per kelompok tanaman, dan evaluasi kebun tersedia.
Rujukan teknis

Program pemupukan dan catatan Ethrel diperbarui dari arahan lapangan Yayasan Gambut tanggal 12 Oktober 2026. Pedoman Budidaya Nenas, Direktorat Buah dan Florikultura, Kementerian Pertanian (2020), tetap menjadi rujukan umum budidaya. Takaran, pengenceran, dan keputusan aplikasi diverifikasi oleh pendamping teknis.

Buka sumber resmi ↗