31,89% tanpa syarat · 43,20% bersyarat
Pengurangan emisi dibandingkan skenario business as usual 2030. Target bersyarat memerlukan dukungan internasional.
Menghubungkan restorasi gambut dan mangrove, pencegahan kebakaran, agroforestri, perhutanan sosial, penguatan penghidupan, dan monitoring YG dengan sasaran mitigasi serta adaptasi iklim Indonesia.
Angka berikut adalah target Pemerintah Indonesia. Pemetaan YG menunjukkan kontribusi kegiatan, bukan pembagian target nasional kepada organisasi.
Pengurangan emisi dibandingkan skenario business as usual 2030. Target bersyarat memerlukan dukungan internasional.
Tahun referensi 2019: 1.145,037 juta ton CO₂e. Proyeksi emisi 2035 dalam skenario rendah karbon: 1.257,717–1.488,866 juta ton CO₂e.
Kegiatan Yayasan Gambut paling kuat terhubung ke FOLU, dengan kontribusi pendukung pada pertanian, limbah, dan penguatan ketahanan masyarakat.
Energi terbarukan, efisiensi, transportasi rendah karbon, dan biofuel.
Efisiensi proses industri dan pengurangan emisi penggunaan produk.
3R, ekonomi sirkular, pengolahan limbah, dan penangkapan metana.
Budidaya rendah emisi, pupuk organik, biogas, dan efisiensi air.
Deforestasi, restorasi gambut, mangrove, karhutla, rehabilitasi lahan, dan perhutanan sosial.
Setiap jalur mempertahankan satuan capaian aslinya dan diarahkan ke evidence WebGIS. Estimasi CO₂e hanya ditampilkan setelah metodologi dan verifikasinya tersedia.
| Kegiatan Yayasan Gambut | Jalur NDC | Kontribusi | Evidence publik |
|---|---|---|---|
| Sekat kanal dan restorasi hidrologi | FOLUAdaptasi | Rewetting gambut, pengurangan risiko dekomposisi dan kebakaran, ketahanan air. | Peta sekat kanal & FDRS → |
| FDRS dan pencegahan karhutla | FOLUAdaptasi | Peringatan dini, pemantauan hidrologi, dan pengurangan emisi kebakaran gambut. | Karhutla & cuaca → |
| Rehabilitasi mangrove dan APO | FOLUBlue carbon | Peningkatan serapan karbon, perlindungan pantai, habitat, dan pengurangan abrasi. | Pesisir & mangrove → |
| Revegetasi gambut dan agroforestri | FOLUPertanian | Rehabilitasi lahan, pertanian tanpa bakar, diversifikasi penghidupan rendah emisi. | Area agroforestri → |
| Perhutanan sosial dan KUPS | FOLUTransisi berkeadilan | Tata kelola hutan, kelembagaan lokal, usaha masyarakat, dan partisipasi inklusif. | Wilayah perhutanan sosial → |
| Pelatihan, kelompok perempuan, dan pemuda | AdaptasiCapacity building | Kapasitas adaptif, local champion, ketahanan penghidupan, dan penyebaran praktik baik. | Data peningkatan kapasitas → |
| Monitoring lapangan dan WebGIS | MRVTransparansi | Data terukur, dapat dilaporkan, diverifikasi, dan ditelusuri hingga lokasi serta sumber. | Monitoring lapangan → |
NDC memadukan mitigasi dengan pengurangan risiko, peningkatan kapasitas adaptif, ketahanan, dan penurunan kerentanan.
Restorasi gambut dan mangrove, perlindungan biodiversitas, tata air, dan rehabilitasi lanskap.
Kesiapsiagaan kebakaran, peningkatan kapasitas, penguatan kelompok, perempuan, pemuda, dan masyarakat rentan.
Agroforestri ramah gambut, pengolahan produk, KUPS, kemitraan pasar, dan diversifikasi penghidupan.
Capaian pohon, luas, infrastruktur, peserta, dan hasil monitoring dilaporkan dalam satuan aslinya. Angka penurunan emisi atau serapan karbon baru dapat digunakan setelah baseline, metodologi, periode pemantauan, pencegahan penghitungan ganda, dan verifikasi ditetapkan.
Dokumen dibuka pada sumber resmi UNFCCC dan basis peraturan pemerintah.